Home Berita / Informasi
DENAH LOKASI STIKes KAPUAS RAYA SINTANG
Kegiatan"PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (USG) KEBIDANAN"

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya akan mengelar "Pendidikan dan Pelatihan UltrasonikKebidanan bagi profesi bidan untuk Ante Natal Care" yang bekerja

sama dengan BANKKALBAR & YAYASAN KELUARGA 70,yang akan di adakan di Kampus B STIKes Kapuas Raya, Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, sintang.

dan untuk lebih lengkapnya anda bisa melihat leflete berikut ini:

 

 
Kegiatan “Pelatihan & Workshop Fisioterapi 2012” hasil Kerja sama antara STIKes Kapuas Raya dengan Yayasan Somoi dari Belanda

 

STIKes Kapuas Raya bekerjasama dengan yayasan Somoi dari Belanda menyelenggarakan “Pelatihan & Workshop Fisioterapi 2012” bertempat di kampus STIKes Kapuas Raya, yang diselengarakan pada tanggal 21 Oktober sampai dengan 18 November 2012. Kegiatan tersebut diikuti oleh Mahasiwa/i STIKes Kapuas Raya. Jumlah Peserta yang mengikuti acara tersebut mencapai 136 Mahasiswa yang meliputi 99 Mahasiswi D3 Kebidanan dan 37 Mahasiwa/i S1 Kesehatan Masyarakat.

Acara tersebut disampaikan oleh ibu Robin dan Esther, Sukarelawan ini adalah fisioterapis atau okupasi terapis, dan semua terapis akan memberikan pelayanan yang sama. Yayasan di Belanda memberi dukungan kepada para sukarelawan tersebut. SOMOI akan bertugas di sebuah kota selama beberapa tahun, Setelah periode kerjasama tertentu, para terapis lokal harus meneruskan tugas mereka. Sebelumnya, SOMOI bekerja di Palembang, Makassar dan Pontianak. Dengan bantuan dari SOMOI, sekarang masih ada praktek fisioterapi yang terkontrol disana, dimana banyak anak-anak cacat telah dibantu. SOMOI baru saja menyelesaikan proyek di Pontianak dengan sukses.

 

Tujuan workshop

Tujuan dari workshop ini adalah untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang ke tidak mampuan anak-anak cacat dan tentang bagaimana fisioterapi dapat membantunya. Melalui hal ini kami ingin mencapai anak-anak yang susah dijangkau (seperti anak-anak yang ada di kampung yang tidak memungkinkan untuk datang ke terapi). Dan manfaat yang dapat diambil oleh para mahasiswa/i yang mengikuti workshop tersebut adalah agar mampu memahami dan mengetahui penyakit – penyakit yang berkaitan dengan fisiotrapi.

Tujuan SOMOI adalah meningkatkan kondisi anak-anak yang cacat fisik: sehingga anak bisa hidup lebih mandiri dan diharapkan masalahnya akan berkurang.

Untuk meningkatkan kondisi anak itu, SOMOI akan berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan terapis lokal dalam hal ini mahasiswa/i yang telah mengikuti pelatihan & workshop tersebut,sehingga dikemudian hari dihapkan dapat membantu anak-anak cacat. Pengetahuan ini adalah mengenai pemberian terapi, alat-alat bantu / operasi, dan membagi pengetahuan dengan semua orang di sekitar si anak. SOMOI akan meningkatkan kondisi kesehatan anak cacat fisik tersebut dari umur 0 sampai 18 tahun tanpa memandang ras, agama, kaya miskin dan sebagaianya.

 
WISUDA PERDANA STIKes KAPUAS RAYA SINTANG

20 wisudawan program D3 Kebidanan STIKes KR berfoto bersama usai mengikuti jalannya proses wisuda di Gedung Pancasila Sintang

Wisuda pertama program Studi Diploma III Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (STIKes KR) Sintang dilaksanakan Selasa (25/9). Haru sekaligusbahagia mewarnai acara yang dilaksanakan di Gedung Pancasila Sintang, menjadi tonggak awal mencetak tenaga bidan profesional.

Sebanayak 20 mahasiswa dari 27 orang angkatan perintis berhasil menyelesaikan studinya dan siap terjun kemasyarakat untuk mengapdi. Tak hanya itu, dua wisudawati terbaik langsung diperdayakan untuk menjadi staf di STIKes KR dan akan segera disekolahkan lagi untuk melanjutkan ke jenjang Strata I.

Ketua STIKes KR, Uray B Asnol, SKM.MM beserta jajaran Citivitas Akademika juga terlihat sangat bahagia. Dia mengatakan dalam usia yang relatif muda, kampus yang dipimpinya telah berhasil melahirkan 20 bidan dan telah memiliki kampus yang sangat refresentatifuntuk menunjang proses pendidikan. “Proses pendidikan terus berjalan dan kami terus akan berinovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan mengingat sekarang sudah ada 402 mahasiswa dari program DII Kebidanan dan S1 Kesehatan masyarakat,” jelasnya.

Saat ini kata dia ada 17 orang dosen tetap STIKes KR dan tujuh diantaranya sedang menyelesaikan pendidikan S1 dan S2.”Pemberian nama STIKes Kapuas Raya, erat kaitanya dengan keinginan pemekaran kawasan timur dan kehadiran kampus ini adalah untuk menjawab tantangan atas kebutuhan tenaga bidan yang profesional dibidangnya.

masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas SDM kesehatan,” jelasnya. Dia berpesan, setelah menjadi alumni dan menerima bekal pendidikan kebidana,

apalagi telah mendapatkan pelatihan Asset Base Community Development (ABCD) dan Emotional Spiritual Quotient (ESQ), tentunya telah siap dilepas ditengah masyarakat.

 
training ESQ STIKes Kapuas Raya Pendidikan Berkarakter

"Perkuat Pendidikan Karakter" ubah paradigma Pengenalan Kampus

Sekali mendayung 2-3 pulau terlampaui, begitulah yang di lakukan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya dalam pengenalan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru,selain memperoleh wawasan tentang kondisi tempat menuntut ilmu, para mahasiswa ini juga diberikan pendidikan karakter sebagai bekal dalam menjalankan profesinya kelak.

Ketua STIKes  KR, Uray B.Asnol SKM MM mengatakan Pengenalan Program Studi Mahasiswa (PPSM)  yang dilaksanakan sejal 30 Agustus lalu membawa tiga tema besar yakni pengenalaan institusi, pelatihan Asset Base Comunity Development (ABCD) dan pelatihan ESQ. "untuk pelatiahan ESQ ini kita adakan dua hari tidak hanya melibatkan mahasiswabaru tetapi kitalibatkan seluruh civitas akademika dengan trainer yang di datangkan langsung dari manajement ESQ pusat dibantu cabang ESQ Provisnsi", jelasnya disela-sela pelatihan ESQ digedung Pancasila sintang. Ditanya mengapa memilih Emotional Spiritual Quoitient Leadership Center (ESQ LC) ,dia mengatakan lembaga itu diakui oleh presiden dan kementrian pendidikan kebudayaan sebagai pembentukan karakter.

 


Page 4 of 7