Home Berita / Informasi
DENAH LOKASI STIKes KAPUAS RAYA SINTANG
Visitasi Akreditasi Program Studi DIII Kebidanan

visitasi-akreditasi-kebidanan

Sintang-Akreditasi perguruan tinggi khususnya pada program Studi merupakan bentuk tanggung jawab penyelenggara pendidikan tinggi kepada Stakeholder yaitu masyarakat pengguna lulusan DIII Kebidanan tentang keadaan dan upaya penyelenggara pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan untuk tiap satuan pendidikan  yang bersangkutan.

Program Studi DIII Kebidanan STIKes Kapuas Raya Sintang, pada tanggal 15-16 Mei  2013,  telah berlangsung visitasi Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ( BAN-PT).  Pada visitasi akreditasi tersebut bertindak sebagai asesor  IBU MUFDLILAH MASYHARI, S.SiT., M.Sc,  dari STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta dan IBU LAURENSIA LAWINTONO, M.Sc dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Jakarta.

Pada kegiatan Visitasi Akreditasi ini sebelum penilaian Portofolio dan Borang, team asesor  terlebih dahulu, diterima diruang Pertemuan Visitasi Akreditasi STIKes Kapuas Raya Sintang oleh Ketua STIKes Kapuas Raya Sintang Bpk. Uray, B. Asnol.SKM.,MM dan Kepala Program Studi DIII Kebidanan Ibu Yunida Haryanti, S.ST, Serta Segenap Civitas Akademika STIKes Kapuas Raya.

Selanjutnya asesor juga melakukan kunjungan ke unit-unit dan sarana pendukung  yang dimiliki oleh STIKes Kapuas Raya Sintang, seperti Unit Penjaminan Mutu, Unit Kegiatan Mahasiswa,  Direktorat Akademik, LP2KM, Ruang Perkuliahan, Laboratorium, Perpustakaan,dll.

Tim asesor juga, mengadakan pertemuan dengan Ketua Prodi DIII Kebidanan yang dipimpin oleh Ibu. Yunida Haryanti, S.ST, dan Ketua STIKes Kapuas Raya Bpk. Uray, B. Asnol.SKM.,MM, Puket I Bpk. Elvi Juliansyah, S.Sos.,M.Si, Ketua UPM Bpk. Asmawardi. S.Sos, Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Bpk. Abrori, S.Pd.M.Kes dan Segenap Civitas Akademika STIKes Kapuas Raya Sintang. Selanjutnya, Tim asesor juga melakukan wawancara dengan perwakilan alumni serta beberapa unit terkait lainnya.

Di akhir acara, dilaksanakan penanda tanganan berita acara visitasi akreditasi antara Tim Asesor dengan Ketua Program Studi DIII Kebidanan dan Pimpinan STIKes Kapuas Raya Sintang. yang nantinya berita acara tersebut akan di bawa ke BAN-PT untuk dijadikan pedoman penilaian akreditasi.

 
Dialog Dengan Koordinator Kopertis XI Kalimantan

SINTANG-Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah timur kalimantan barat menunjukan perkembangan yang berarti. Jika dikelola dengan baik dan profesional maka tetep akan dicari dan jadi tujuan calon mahasisawa untuk menuntut ilmu.

Demikian disampaikan Koor-dinator Kopertis Wilayah XI Kal-imantan, Prof Sipon Muladi usai berdialog dengan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya Sintang di ruangan pertemuan kampus, Minggu (24/2) lalu.

“Sepanjang pengelolaannya profesional, jangan takut tidak ada peminat karena kualitas dan kemudahan untuk mengakses lembaga pendidikan tetep menjadi pilihan, biarpun SPP nya mahal tetep saja dicari.” Ujarnya.

DIALOG: Koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Prof Sipon Muladi berdialog dengan civitas akademika STIKes Kapuas Raya Sintang, Berbagai hal disampaikan menyangkut pengelolaan kampus, dosen dan mahasiswa.

Kualitas itu kata dia menyangkut sarana dan prasarana pendukung perkuliahan, jumlah dan kualitas tenaga pengajar. “ Aksesibilitas juga kadang menjadi pertimbangan, dari pada jauh – jauh ke Jawa misalnya, ketika jurusan yang mau dipilih ada di Sintang, Maka kuliahnya cukup di Sintang,” kata dia.

Dia melihat STIKes Kapuas Raya Sintang dan sejumlah kampus swasta di kawasan timur  kalimantan barat ini sudah memperlihatkan perkembangan yang cukup berarti, seperti terlihat dari sarana gedung dan fasilitas lainnya serta dosen.


PENGARAHAN: Prof Sipon Muladi memberikan materi & juga berdialog dengan civitas akademika STIKes Kapuas Raya Sintang.

“Kalau seperti ini perkembangannya, jelas akan jadi pilihan masyarakat, kalau kampusnya sewa ruko kecil, dosenya tidak jelas, orang juga akan berpikir – pikir.” ucapnya.

Perkembangan PTS bidang kesehatan memang dimoratorium dan itu kata dia lebih ditunjukan untuk Pulau Jawa karena kondisinya sudah jenuh. Namun di luar Jawa masih membutuhkan masih banyak tenaga yang diperlukan daerah terutama penempatan di daerah terpencil.

“ Kalau dari Jawa mungkin kalau ditugaskan di pedalaman Sintang tidak mau, artinya ini juga jadi pilihan masyarakat setempat untuk menyekolahkan anaknya mengambil bidang kesehatan, kalaupun tidak jadi PNS, tetap saja tenaga kesehatan ini bisa mandiri, apalagi sekarang banyak investasi yang masuk, perusahan juga kedepan membutuhkan tenaga medis untuk mendukung kegiatan mereka,” jelasnya.

 
STIKes Kapuas Raya Gelar Capping Day

SINTANG – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya Sintang mengelar capping day pemasangan Capp dan papan nama serta sumpah janji mahasiswa kebidanan angkatan IV, jum’at (8/2) kemarin.

CAPPING DAY : Kegiatan Capping Day Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya Sintang

Acara itu menandai masa baru bagi para mahasiswa seiring pemakaian seragam kebidanan. Ketua STIKes Kapuas Raya Sintang Uray B Asnol mengatakan, capping day merupakan tahapan menjelang tugas praktek lapangan. Adapun mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 103 orang.

“Melalui agenda ini diharapkan para mahasiwa itu mampu mengemban tugas kebidanan dengan penuh tanggung jawab ketika berada ditempat praktek lapangan,”jelasnya.

Menurut ketua STIKes Kapuas Raya, tempat praktik para mahasiwa yang ikut capping day ini terbagi di dua rumah sakit, yakni rumah sakit Umum Daerah Sintang dan Sanggau. Maka diharapkan ketika berada diluar, para mahasiswa mampu mengembangkan diri serta menyerap ilmu saat praktek.

“Kami juga meminta para mahasiswa melayani dengan menjunjung tinggi  nilai kemanusian. Tidak Membedakan Pangkat, Kedudukan, Golongan bangsa, dan agama pasien. Rahasia pasien dipegang teguh, kecuali diminta pangadilan demi kepentingan hukum,” kata Ketua STIKes Kapuas Raya Sintang.

Ketua STIKes Kapuas Raya juga menambahkan selama berada di lahan praktek, para mahasiswa semester 1 ini harus tetep menjaga nama baik institusi, mematuhi segala peraturan akademika dan aturan yang berlaku di tempat melaksanakan praktek lapangan.(*Pontianak Post)

 
Lomba Business Plan 2013

Lomba Business Plan 2013 IEC ITB bertujuan sebagai acara start-up business pertama di Indonesia yang diperuntukkan untuk mahasiswa sebagai wadah untuk mengapresiasi, menginspirasi, dan membangun entrepreneur muda, baik yang sudah berjalan maupun yang baru mengembangkan idenya. Lomba business plan 2013 IEC ITB ini terdiri dari beberapa rangkaian acara.

Lomba Business Plan 2013 IEC ITB

Tata Cara Pendaftaran

Peserta mendownload persyaratan pendaftaran lomba business plan 2013 yang tercantum pada www.iecitb2013.com

Peserta mengisi formulir pendaftaran secara online.

Tata Cara Pembayaran

Peserta melakukan pembayaran sebesar Rp150.000,00 wajib ditransfer dengan format berita acara: jenis lomba_nama tim (contoh : startup_hebat) ke nomor rekening

1. BNI 026-6645-118 atas nama Cut Keumala Intan, atau

2. MANDIRI 900-00-0836094-4 atas nama Cut Keumala Intan

Tata Cara Pengumpulan

1. Peserta wajib mengirimkan berkas-berkas dengan rincian:

  1. Formulir Pendaftaran*
  2. Business plan maksimal 10 lembar sebanyak 1 (satu) buah
  3. Surat pernyataaan bahwa peserta telah menyetujui seluruh peraturan kompetisi* IEC 2013 yang telah ditandatangani oleh masing-masing peserta diatas materai 6000 rupiah
  4. Surat keterangan mahasiswa dari universitas/fakultas* masing-masing yang telah dilegalisir
  5. Fotocopy bukti transfer pembayaran
  6. Foto 4×6  2 lembar (berwarna) untuk masing-masing peserta. Peserta wajib menuliskan nama lengkap dan nama tim dibalik foto
  7. Fotokopi identitas diri (KTP/ SIM/ Paspor) dan KTM masing-masing 2 lembar untuk masing-masing peserta

*) template surat telah disediakan oleh panitia dah harus diisi sesuai dengan format yang telah diberikan.

2. Seluruh berkas yang diperlukan untuk mengikuti kompetisi wajib disatukan dalam satu amplop coklat yang pada bagian depannya wajib dituliskan:

  1. nama tim
  2. judul ide bisnis
  3. kategori yang dipilih (idea canvas/startup)
  4. segmen yang dipilih
  5. kontak yang dapat dihubungi

3. Seluruh berkas yang diperlukan untuk mengikuti kompetisi dikirimkan oleh peserta secara langsung(tanpa perantara) kepada  Panitia IEC 2013 yang beralamat di , CC Barat Ruang 29, Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha 10 Bandung 40116 pada hari Senin s/d Jumat pada pukul 08.00 hingga 17.00 WIB dan hari Sabtu s/d Minggu pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ATAU via pos (jasa kurir/melalui perantara) ke POBOX 1175.

4. Berkas-berkas yang dibutuhkan harus diterima oleh panitia paling lambat pada tanggal 17 Februari 2013 pukul 17.00 WIB.

Persyaratan Lomba Business Plan 2013

  • Satu tim lomba business plan 2013 harus terdiri dari 3 orang berstatus mahasiswa aktif (D1, D2, D3, hingga S1) dan belum boleh dinyatakan lulus sampai rangkaian kompetisi IEC 2013 selesai (Mei 2013).
  • Peserta merupakan warga negara Indonesia
  • Setiap peserta hanya boleh tergabung dalam 1 tim.
  • Peserta lomba business plan 2013 yang sudah mendaftar pada kategori Idea Canvas tidak boleh mendaftar pada kategori Start Up dan sebaliknya.
  • Anggota tim diperbolehkan berasal dari universitas atau fakultas yang berbeda.
  • Anggota tim yang sudah terdaftar tidak dapat digantikan dengan alasan apapun.
  • Ide bisnis yang diperlombakan belum pernah direalisasikan atau sudah berjalan maksimal selama 6 bulan (terhitung dari 10 Desember 2012).
  • Business plan yang diperlombakan harus termasuk dalam kategori pilihan yang diberikan. Adapun kategori pilihan yang diperlombakan:
    1. Teknologi
      Bisnis di bidang teknologi, seperti menciptakan mesin, alat-alat elektronik, software, dan produk teknologi yang lain.
    2. Industri Kreatif
      Bisnis di bidang seni, produk berupa barang-barang kerajinan yang bernilai seni, seperti baju, topi, sepatu, dan produk
    3. Agribisinis
      Bisnis di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, serta produk-produk yang menunjang bidang-bidang tersebut.
    4. Kuliner
      Bisnis berupa produk makanan atau minuman
    5. Jasa
      Bisnis berupa produk  yang intangible (tidak berwujud tetapi tampak manfaatnya), seperti warnet, sekolah, transportasi dan produk jasa yang lain.
  • Business plan yang diperlombakan TIDAK mengandung indikasi skema money game, arisan berantai, ataupun skema piramid seperti skema distributor MLM, agen asuransi, member broker property, agen penjualan investasi bursa berjangka dan semua sistem keagenan yang serupa dengan skema tersebut, serta franchise dari bisnis yang sudah ada.
  • Ide bisnis yang diajukan belum pernah menjadi pemenang kompetisi lainnya.
  • Business plan tersebut adalah karya original dari peserta, bukan merupakan plagiarisme. Juri dan panitia berhak membatalkan kemenangan peserta jika terbukti ada indikasi plagiarisme.
  • Peserta wajib mengumpulkan business plan maksimal 10 lembar dalam bentuk hardcopy (persyaratan dan ketentuan business plan dapat dilihat disini).
  • Peserta wajib mengikuti segala ketentuan dan peraturan kompetisi.
  • Bila terdapat pelanggaran pada poin-poin di atas, panitia berhak mendiskualifikasi secara sepihak dan keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

ITB Entrepreneurship Challenge 2013. Lomba Business Plan 2013 untuk Mahasiswa Terbesar di Indonesia



Dapatkan Info Lomba Terbaru Lainnya di Ayo Lomba http://ayolomba.com
Sumber Info Lomba: http://ayolomba.com/lomba-business-plan/lomba-business-plan-2013-iec-itb/
 


Page 4 of 8