Home Berita / Informasi
DENAH LOKASI STIKes KAPUAS RAYA SINTANG
Akreditasi Kesehatan Masyarakat ( S1 )

Akreditasi

C (Cukup) S.K. BAN PT Nomor 051/SK/BAN-PT/Ak-XV/S/II/2013.

Legalitas
Surat Keputusan ijin Penyelengaraan Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Kapuas Raya Sintang Nomor 117/D/O/2009 Tanggal SK 03 Agustus 2009. Perpanjangan ijin Penyelengaraan Program Studi Masyarakat STIKes Kapuas Raya Sintang Nomor : 7965/D/T/K-XI/2011. Dan perpanjangan ijin penyelengaraan Program Studi Kesehatan Masyarakat STIKes Kapuas Raya Sintang yang berlaku sampai dengan 03 Agustus 2015.

Gelar Lulusan
Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM)

Bidang Keahlian

Program Studi Kesehatan Masyarakat sebagai penyelenggara pendidikan dalam rumpun ilmu kesehatan mempunyai spesifisitas dan karakteristik sebagai penyelenggara pendidikan kesehatan masyarakat dengan cakupan ilmu yang spesifik meliputi bidang kajian :
1. Kajian di bidang Epidemiologi
2. Kajian di bidang Promosi Kesehatan / Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku
3. Kajian di bidang Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
4. Kajian di bidang Kesehatan Lingkungan
5. Kajian di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
6. Kajian di bidang Bisotatistika dan Informatika Kesehatan
7. Kajian di bidang Gizi Kesehatan Masyarakat
8. Kajian di bidang Kesehatan Ibu dan Anak

Deskripsi

Prodi Kesehatan Masyarakat  merupakan salah satu prodi yang ada di STIKes Kapuas Raya Sintang. Program Studi ini menyelenggarakan pendidikan dengan tujuan Memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan masyarakat khususnya diwilayah timur kalimantan barat dalam mencetak Sarjana Kesehatan Masyarakat, prodi ini mempunyai dua perminatan/ konsentrasi keahlian yaitu Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku dan Kesehatan Ibu dan Anak.

Visi

Terwujudnya lulusan kesehatan masyarakat yang unggul, mandiri, beretika dan memiliki nilai-nilai religius pada tahun 2014.

Misi

-Menyelenggarakan program kegiatan akademik yang berkualitas berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)    sesuai kebutuhan lapangan lokal dan nasional.

-Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas untuk pengembangan ilmu dan mendukung    pembangunan di tingkat lokal maupun nasional.

-Membangun kerjasama lintas program dan sektor terkait secara lokal maupun nasional, untuk menunjang                  pengembangan program studi.

Tujuan

-       Memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan masyarakat khususnya diwilayah timur kalimantan barat dengan kompetensi sebagai berikut :

  1. Mampu menerapkan dasar ilmu kesehatan masyarakat
  2. Mampu melakukan perencanaan, mengimplementasikan kebijakan dan evaluasi bidang kesehatan.
  3. Mampu melakukan pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat.
  4. Memiliki jiwa kewirausahaan dan religiusitas.


Profil Lulusan

  1. Ahli Kesehatan Masyarakat bidang Kesehatan Ibu dan Anak
  2. Ahli Kesehatan Masyarakat bidang Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku


Kompetensi Lulusan

Profil lulusan yang merupakan bentuk hasil dari lulusan mahasiswa pada Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya yang dibekali dengan kompetensi sesuai dengan profil lulusan. Setiap lulusan dapat mengembangkan kemampuannya sesuai dengan kompetensi yag dimiliki dengan memperhatikan nilai-nilai yang dikembangkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya, visi dan misi keilmuan dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya, dan kebutuhan pemangku kepentingan di masyarakat.

Kompetensi Pendukung

Bagian Administrasi dan Kebijakan Kesehatan

  1. Mampu melakukan analisis situasi masalah kesehatan berdasarkan konsep H.L Blum
  2. Mampu melakukan analisis aspek manajerial dari sistem layanan kesehatan
  3. Mampu melakukan skala prioritas masalah kesehatan
  4. Mampu membuat rencana, mengorganisasi, monitoring dan evaluasi program kesehatan
  5. Mampu melakukan advokasi kebiajakan kesehatan
  6. Mampu menerapkan metode pengambilan keputusan manajerial
  7. Mampu melakukan analisis kebutuhan kebijakan
  8. Mampu menerapkan langkah-llagkah perubahan kebijakan dalam rangka pengendalian faktor resiko terhadap kesehatan

Bagian Kesehatan Lingkungan

  1. Faham melakukan pengukuran parameter kesehatan lingkungan (fisika, kimia, biologi, radioaktif, sosial)
  2. Mampu melakukan analisis permasalahan kesehatan lingkungan (air bersih, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, pengendalian vektor, sanitasi makanan, pencemaran lingkungan dan toksikologi lingkungan, lingkungan sosial)
  3. Mampu melakukan prediksi dampak kesehatan lingkunga pemukiman alternatif pengelolaa untuk penyelesaian permasalahan kesehatan lingkungan pemukiman dan industri (air bersih, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, pengendalian vektor, sanitasi makanan, pencemaran lingkungan dan toksikologi lingkungan, lingkungan sosial)
  4. Mampu melakukan modifikasi dan manipulasi lingkungan untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan lingkungan pemukiman dan industri (air bersih, pengelolaan limbah, pengelolaan sampah, pengendalian vektor, sanitasi makanan, pencemaran lingkungan dan toksikologi lingkungan, lingkungan sosial)

Bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja

  1. Mampu melakukan pengendalian faktor bahaya (Occupational Health Hazards) di tempat kerja
  2. Mampu melakukan pengukuran terhadap bahaya di tempat kerja
  3. Mampu menggunakan data hasil pengukuran potensi bahaya di tempat kerja dalam merencanakan progran penanggulangan (manajemen data)
  4. Mampu menggunakan data kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dalam menyusun program pencegahan bidang keselamatan dan kesehatan kerja
  5. Mampu mengendalikan potensi bahaya di tempat kerja berdasarkan hirearki kontrol bahaya (loss prevention programme)
  6. Terampil melakukan monitoring dan evaluasi program pencegahan, penanggulangan masalah kesehatan di tempat kerja

Bagian Biostatistik dan Kependudukan

  1. Mampu melakukan pengelolaan data (pengumpulan, pengolahan, analisis, penyajian dan interpretasi) di bidang kesehatan, kependudukan dan kesehatan reproduks dengan pendekatan statistik dan teknologi informasi
  2. Mampu melakukan manajemen basis data (storing, updating, retrieving, distributing) untuk proses manajerial di bidang kependudukan, kesehatan reproduksi dan kesehatan secara umu dengan memanfaatkan teknologi informasi
  3. Mampu menyajikan data dan informasi untuk mendukung proses pemecahan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan di bidang kesehatan, kependudukan dan kesehatan reproduksi

Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropik

  1. Mampu menganalisa masalah kesehatan masyarakat dengan pendekatan epidemiologi
  2. Mampu mengukur besaran masalah kesehatan dan mencari hubungannya dengan faktor resiko
  3. Mampu meracang, menyelenggarakan surveilans masalah kesehatan untuk meramal pola masalah kesehatan
  4. Mampu merancang, memantau dan menilai pelaksanaan program kesehatan dengan pendekatan kuantitatif

Bagian Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku

  1. Mampu mengukur faktor-faktor perilaku yang mempengaruhi kesehatan
  2. Mampu melakukan analisis penyebab masalah perilaku
  3. Mampu mengidentifikasi kebutuhan, membuat desain dan penyajian informasi yang berkaitan dengan kesehatan kepada asyarakat
  4. Mampu menyusun program perubahan perilaku masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan
  5. Mampu menilai/mengukur perubahan perilaku masyarakat yang berkaitan dengan kesehatan
  6. Mampu melakukan identifikasi faktor-faktor perilaku yang merupakan faktor resiko terhadap kesehatan
  7. Mampu menyusun, melaksanakan, monitoring dan evaluasi program-program pengendalian faktor resiko pada kesehatan.

Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat

  1. Mampu mengidentifikasi masalah gizi mikro dan makro pada perorangan dan kelompok
  2. Mampu mengidentifikasi masalah ketersediaan dan keamanan pangan
  3. Mampu mengidentifikasi faktor resiko masalah gizi dan masalah kesehatan yang berkaitan dengan gizi
  4. Mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pencegahan serta penanggulangan masalah gizi
  5. Mampu melakuakn penelitian dan publikasi ilmiah

Kompetensi Lainnya

  1. Mampu berfikir logis dan sistematis.
  2. Mampu berinteraksi dengan masyarakat dengan latar belakang budaya beragam.
  3. Mampu berbahasa Indonesia lisan, tulisan yang baik dan benar.
  4. Mempunyai kemampuan sebagai leader.
  5. Mempunyai jiwa kewirausahaan.
  6. Mampu melakukan pemberdayaan masyarakat.
  7. Mampu menjalin jejaring kemitraan.


Deskripsi Perkuliahan

Subjek-subjek kuliah yang dipelajari Baik teori maupun praktik selama 4 tahun, termasuk pendekatan pembelajaran yang dikembangkan :
a) epidemiologi dan statistik
b) kesehatan lingkungan dan kesehatan keselamatan kerja
c) Gizi kesehatan Masyarakat
d) promosi kesehatan
e) administrasi kebijakan kesehatan
f) Manajemen kebencanaan

Alamat
Gedung B, Jl. Dr. Wahidin Sudiri Husodo (Simpang 4 Pertanian), Sintang – Kalimantan Barat, Telp/Fax : 0565-2025099, Hotline : 0812 1959 0999, Email : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it , Website : www.stikes-kapuasraya.ac.id

 
Visitasi Akreditasi Program Studi DIII Kebidanan

visitasi-akreditasi-kebidanan

Sintang-Akreditasi perguruan tinggi khususnya pada program Studi merupakan bentuk tanggung jawab penyelenggara pendidikan tinggi kepada Stakeholder yaitu masyarakat pengguna lulusan DIII Kebidanan tentang keadaan dan upaya penyelenggara pendidikan tinggi untuk menghasilkan lulusan yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan untuk tiap satuan pendidikan  yang bersangkutan.

Program Studi DIII Kebidanan STIKes Kapuas Raya Sintang, pada tanggal 15-16 Mei  2013,  telah berlangsung visitasi Akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ( BAN-PT).  Pada visitasi akreditasi tersebut bertindak sebagai asesor  IBU MUFDLILAH MASYHARI, S.SiT., M.Sc,  dari STIKES 'Aisyiyah Yogyakarta dan IBU LAURENSIA LAWINTONO, M.Sc dari Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Jakarta.

Pada kegiatan Visitasi Akreditasi ini sebelum penilaian Portofolio dan Borang, team asesor  terlebih dahulu, diterima diruang Pertemuan Visitasi Akreditasi STIKes Kapuas Raya Sintang oleh Ketua STIKes Kapuas Raya Sintang Bpk. Uray, B. Asnol.SKM.,MM dan Kepala Program Studi DIII Kebidanan Ibu Yunida Haryanti, S.ST, Serta Segenap Civitas Akademika STIKes Kapuas Raya.

Selanjutnya asesor juga melakukan kunjungan ke unit-unit dan sarana pendukung  yang dimiliki oleh STIKes Kapuas Raya Sintang, seperti Unit Penjaminan Mutu, Unit Kegiatan Mahasiswa,  Direktorat Akademik, LP2KM, Ruang Perkuliahan, Laboratorium, Perpustakaan,dll.

Tim asesor juga, mengadakan pertemuan dengan Ketua Prodi DIII Kebidanan yang dipimpin oleh Ibu. Yunida Haryanti, S.ST, dan Ketua STIKes Kapuas Raya Bpk. Uray, B. Asnol.SKM.,MM, Puket I Bpk. Elvi Juliansyah, S.Sos.,M.Si, Ketua UPM Bpk. Asmawardi. S.Sos, Ketua Prodi S1 Kesehatan Masyarakat Bpk. Abrori, S.Pd.M.Kes dan Segenap Civitas Akademika STIKes Kapuas Raya Sintang. Selanjutnya, Tim asesor juga melakukan wawancara dengan perwakilan alumni serta beberapa unit terkait lainnya.

Di akhir acara, dilaksanakan penanda tanganan berita acara visitasi akreditasi antara Tim Asesor dengan Ketua Program Studi DIII Kebidanan dan Pimpinan STIKes Kapuas Raya Sintang. yang nantinya berita acara tersebut akan di bawa ke BAN-PT untuk dijadikan pedoman penilaian akreditasi.

 
Dialog Dengan Koordinator Kopertis XI Kalimantan

SINTANG-Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di wilayah timur kalimantan barat menunjukan perkembangan yang berarti. Jika dikelola dengan baik dan profesional maka tetep akan dicari dan jadi tujuan calon mahasisawa untuk menuntut ilmu.

Demikian disampaikan Koor-dinator Kopertis Wilayah XI Kal-imantan, Prof Sipon Muladi usai berdialog dengan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya Sintang di ruangan pertemuan kampus, Minggu (24/2) lalu.

“Sepanjang pengelolaannya profesional, jangan takut tidak ada peminat karena kualitas dan kemudahan untuk mengakses lembaga pendidikan tetep menjadi pilihan, biarpun SPP nya mahal tetep saja dicari.” Ujarnya.

DIALOG: Koordinator Kopertis Wilayah XI Kalimantan, Prof Sipon Muladi berdialog dengan civitas akademika STIKes Kapuas Raya Sintang, Berbagai hal disampaikan menyangkut pengelolaan kampus, dosen dan mahasiswa.

Kualitas itu kata dia menyangkut sarana dan prasarana pendukung perkuliahan, jumlah dan kualitas tenaga pengajar. “ Aksesibilitas juga kadang menjadi pertimbangan, dari pada jauh – jauh ke Jawa misalnya, ketika jurusan yang mau dipilih ada di Sintang, Maka kuliahnya cukup di Sintang,” kata dia.

Dia melihat STIKes Kapuas Raya Sintang dan sejumlah kampus swasta di kawasan timur  kalimantan barat ini sudah memperlihatkan perkembangan yang cukup berarti, seperti terlihat dari sarana gedung dan fasilitas lainnya serta dosen.


PENGARAHAN: Prof Sipon Muladi memberikan materi & juga berdialog dengan civitas akademika STIKes Kapuas Raya Sintang.

“Kalau seperti ini perkembangannya, jelas akan jadi pilihan masyarakat, kalau kampusnya sewa ruko kecil, dosenya tidak jelas, orang juga akan berpikir – pikir.” ucapnya.

Perkembangan PTS bidang kesehatan memang dimoratorium dan itu kata dia lebih ditunjukan untuk Pulau Jawa karena kondisinya sudah jenuh. Namun di luar Jawa masih membutuhkan masih banyak tenaga yang diperlukan daerah terutama penempatan di daerah terpencil.

“ Kalau dari Jawa mungkin kalau ditugaskan di pedalaman Sintang tidak mau, artinya ini juga jadi pilihan masyarakat setempat untuk menyekolahkan anaknya mengambil bidang kesehatan, kalaupun tidak jadi PNS, tetap saja tenaga kesehatan ini bisa mandiri, apalagi sekarang banyak investasi yang masuk, perusahan juga kedepan membutuhkan tenaga medis untuk mendukung kegiatan mereka,” jelasnya.

 
STIKes Kapuas Raya Gelar Capping Day

SINTANG – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya Sintang mengelar capping day pemasangan Capp dan papan nama serta sumpah janji mahasiswa kebidanan angkatan IV, jum’at (8/2) kemarin.

CAPPING DAY : Kegiatan Capping Day Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Kapuas Raya Sintang

Acara itu menandai masa baru bagi para mahasiswa seiring pemakaian seragam kebidanan. Ketua STIKes Kapuas Raya Sintang Uray B Asnol mengatakan, capping day merupakan tahapan menjelang tugas praktek lapangan. Adapun mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 103 orang.

“Melalui agenda ini diharapkan para mahasiwa itu mampu mengemban tugas kebidanan dengan penuh tanggung jawab ketika berada ditempat praktek lapangan,”jelasnya.

Menurut ketua STIKes Kapuas Raya, tempat praktik para mahasiwa yang ikut capping day ini terbagi di dua rumah sakit, yakni rumah sakit Umum Daerah Sintang dan Sanggau. Maka diharapkan ketika berada diluar, para mahasiswa mampu mengembangkan diri serta menyerap ilmu saat praktek.

“Kami juga meminta para mahasiswa melayani dengan menjunjung tinggi  nilai kemanusian. Tidak Membedakan Pangkat, Kedudukan, Golongan bangsa, dan agama pasien. Rahasia pasien dipegang teguh, kecuali diminta pangadilan demi kepentingan hukum,” kata Ketua STIKes Kapuas Raya Sintang.

Ketua STIKes Kapuas Raya juga menambahkan selama berada di lahan praktek, para mahasiswa semester 1 ini harus tetep menjaga nama baik institusi, mematuhi segala peraturan akademika dan aturan yang berlaku di tempat melaksanakan praktek lapangan.(*Pontianak Post)

 


Page 4 of 8