Home Berita / Informasi Artikel Kesehatan
Artikel
DENAH LOKASI STIKes KAPUAS RAYA SINTANG

STIKes KAPUAS RAYA SINTANG

 
wisuda STIKes Kapuas Raya Sintang 2013

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan STIKES KAPUAS RAYA SINTANG mewisuda 72 mahasiswa yang terdiri dari 66 lulusan Program Studi D-3 Kebidanan dan 6  lulusan Program Studi S1 kesehatan masyrakat pada tanggal (30/9/2013) di Gedung gedung pancasila sintang. Acara dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB yang ditandai dengan pembukaan Sidang Senat Terbuka oleh Ketua Senat Akademik STIKES KAPUAS RAYA SINTANG. KAPUAS RAYA Bapak Uray B, asnol, SKM, MM yang dilanjutkan dengan laporan akademik yang disampaikan oleh Wakil Ketua 1 Bidang prodi ibu yunida haryanti,  S.ST. Dalam laporannya, Wakil Ketua 1 Bidang prodi menyampaikan bahwa  rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan dari Program Studi Kebidanan yaitu 3.30 dengan nilai indeks prestasi akademik tertinggi adalah 3.51 dan terendah 2,79. Untuk rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan dari Program Studi Ilmu kesehatan masyarakat yaitu 3.51 dengan nilai indeks prestasi akademik tertinggi adalah 3.66 dan terendah 2,75. Adapun sebagai lulusan terbaik peringkat 1 Program Studi S1 Ilmu kesehatan masyarakat diraih oleh  Sdri. ARIP AMBULAN PANJAITAN, dengan IPK 3,66 dan peringkat 2 diraih oleh sdri. MARDIONO, dengan IPK 3,24. Sedangkan lulusan terbaik untuk Program Studi D-3 Kebidanan, Peringkat 1 diraih oleh Sdri. YEYEN ARMELA, dengan IPK 3.56 dan Peringkat 2 diraih oleh Sdri. Marina fitriani, dengan IPK 3,51.

 

 

 
KANTUK MENYERANG..KATAKAN “TIDAK” PADA SAAT YANG TIDAK TEPAT

 

KANTUK MENYERANG..KATAKAN “TIDAK”

PADA SAAT YANG TIDAK TEPAT

Oleh: Rani Surya Rama, S.ST

Mengantuk itu wajar bukan?? Siapa sih yang tidak pernah mengantuk, hal ini merupakan proses yang alamiah saat tubuh memberikan signal untuk istirahat, mengantuk biasa di ekspresikan dengan menguap sebagai proses  pengambilan oksigen atas perintah otak karena tubuh sedang kekurangan oksigen.Opppsss…..sayang sekali  banyak orang yang tidak bisa menahan rasa kantuk dan  parahnya  hal ini bisa terjadi  didepan umum, misalnya mengantuk dikelas pada saat jam pembelajaran berlangsung…malu kan sob..?

Hal ini pernah saya alami saya alami saat menjalani pendidikan dahulu, beruntung saya cepat dalam menyikapinya, sehingga tidak berlangsung lama,  atas dasar itu pula sebagai wanita yang berprofesi sebagai pendidik saat ini, saya senang sekali mengamati perilaku peserta didik pada saat belajar,  oo….ternyata  kebiasaan ini tidak memandang tempat  sob, masih saja ada peserta didik yang mengantuk dikelas pada saat jam pembelajaran berlangsung sekalipun pembelajaran di pagi hari, pertanyaannya..apa sih yang menyebabkan peserta didik  mengantuk pada saat jam pembelajaran berlangsung? Selidik punya selidik ditambah dengan pengalaman,,,hehe.. ada beberapa hal yang menyebabkannya, diantaranya: lembur semalaman karena tugas  yang menggunung dan harus dikumpulkan esok hari, nonton film korea yang bikin penasaran sampai  lupa kalau bentar lagi mau adzan subuh, buka FB dan on line sampai larut malam,terlalu banyak makan maupun  mengkonsumsi makanan yang tinggi protein saat sarapan pagi, pembelajaran yang tidak menarik atau pendidik yang membosankan saat mengajar, lalu menderita penyakit seperti amandel, asma, cacingan ataupun anemia.9

Jika sudah tahu penyebabnya, langkah yang harus kita lakukan adalah mencari solusinya, diantaranya : Mengajarkan  peserta didik untuk mengerjakan tugas tepat waktu dan membuat jadwal kegiatan sehari-hari yang harus ditaati, sarapan pagi tidak terlalu banyak, minta peserta didik untuk berjalan beberapa langkah dari tempat duduknya untuk merileksasikan otot-otot yang tegang,  pijat kepala perlahan dari atas kebawah untuk melancarkan peredaran darah otak hingga mensuplai oksigen lebih banyak ke otak untuk mengurangi kantuk, minum air putih untuk membantu otak memperoleh oksigen, izin kan peserta didik untuk memandang pohon dan dedaunan yang hijau, izinkan peserta didik  untuk mencuci muka kekamar mandi, ajarkan peserta didik untuk lebih kreatif di kelas dengan memberikan pertanyaan atau memancing untuk bertanya, cipatakan suasana kelas yang hangat dan menarik seperti memberikan games di sela-sela pembelajaran, namun bila disebabkan oleh penyakit konsultasikan dengan dokter untuk pengobatannya.

Sudah selayaknya hal yang dianggap sepeleh ini menjadi perhatian pendidik, bila dilihat dari aspek pendidikan hal ini tentu merugikan ke dua belah pihak, baik dari pendidik maupun dari peserta didik itu sendiri, bagaimana mungkin pendidik mampu menggali potensi peserta didik secara optimal. Karena  dalam keadaan mengantuk  menurunkan konsentrasi peserta didik, menurunkan kemampuan berfikir, mengurangi  semangat dan kecermatan dalam menerima pembelajaran, begitupun sebaliknya melihat peserta didik dalam keadaan mengantuk akan mengganggu konsentrasi dari pendidik dalam menerangkan pembelajaran.

Apabila proses tidak berjalan optimal bagaimana mungkin kita akan mendapatkan hasil maksimal…untuk itu perlu kerjasama yang baik dari segala pihak, dalam mengubah kebiasaan yang mengganggu ini, dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan maupun pencerdasan generasi bangsa.

Semoga bermanfaat untuk kita semua…..amiiiiinnnn…

 
STIKes KAPUAS RAYA Diiringi Drum Band, Prodi KesmasYudisium Perdana

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (STIKes KR) kembali melakukan proses yu­disium untuk mahasiswa yang baru menyelesai­kan studi di kampus ungu tersebut, Senin (16/9).Yang berbeda dari yud­isum kali, ini adalah dari Program Studi Kesehatan Masyarakat. dimana mo­mentum kali ini adalah yudisium perdana bagi prodi tersebut sejak STIKes KR berdiri. Sementara bagi Prodi Diploma III Kebidanan, kegiatan ini merupakan yang kedua.

yudisium II

Pada yudisium pertama. kegiatan diran­cang bersama dengan kepindahan ke kampus baru di Jalan DR Wahidih. Sudirohusodo, Sementara yudisium kali ini menjadi ajang unjuk bakat dari maha­siswa STIKes yang kini sudah memiliki group drum band sendiri. Setelah menjalani proses latihan, ke­marin pasukan drum band tampil en­ergik dan memukau mengiringi 72 sar­jana baru yang terdiri dari 66 orang Prodi Kebidanan dan 6 orang Prodi Kesmas dari asrama menuju tempat kegiatan yudisium di depan kampus STIKes KR. Ketua STIKes KR, Uray B Asnol men­gatakan kemasan yudisium kali ini me­mang beda karena ada drum band yang tampil mengiringi calon wisudawan. "Jadi yang kuliah disini tidak hanya punya kemampuan dibidang kesehatan saja," ujarnya.

Dia mengatakan dalam mendukung proses perkualiahan, STIKes KR sudah membuat Memorandum of Understand­ing (MoU) dengan banyak pihak untuk lahan praktek mahasiswa. "Mahasiswa kami sudah bisa praktek lapangan di banyak tempat sampai ke Singkawang dan Sambas, kedepan kami sudah mengkomunikasikan untuk penempatan praktek mahasiswa di Pon­tianak juga," ujarnya. Keunggulan lainnya kata dia adalah pen­didikan karakter, artinya ada pelajaran tambahan yang membeda STIKes KR dengan lainnya dan modul pendidikan karakter itu sendiri disusun oleh dirinya sebagai bagian dari program unggulan di STIKes KR sebagai bekal tambahan melengkapi pengetahuan dasar profesi.

Dia mengatakan, cetak ijazah STIKes KR untuk tahun ini sudah bisa melak­sanakan sendiri karena dua prOdi yang ada sudah akreditasi, berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih dilaku­kan di pusat. "Ijazah dicetak di Peruri, percetakan negara tempat mencetak uang, jadi ijazah nanti keamanannya teregistrasi sehingga tidak mudah dipalsukan," tu­kasnya. Menjawab pertanyaan orang tua calon wisudawan menyangkut masa pendaf­taran CPNS yang akan segera bera­khir sebelum dilaksanakannya wisuda pada 30 September mendatang. dia menegaskan ijazah akan secepatnya diproses sehingga copy ijazah nanti bisa digunakan untuk mendaftar meskipun belum diwisuda.

Perwakilan calon wisudawan, Nana Selfiana sangat bersyukur mereka bisa menyelesaikan studi di STIKes KR. "Ini hari bahagia kami karena semua tidak dicapai dengan mudah, ada perjuangan dan tentunya tidak terlepas dari peran banyak .pihak baik di kampus maupun kedua orang tua, kami sangat berterima kasih telah mengantarkan kami sampai bisa menyelesaikan studi, ini baru awal sehingga semangat kritis, idealis dan kebersamaan yang diajarkan selama ini di kampus bisa jadi bekal berkiprah di masyarakat," kata dia. Meskipun STIKes KR berada jauh dari ibukota provinsi, dia yakin bahwa kam­pus tempat dia menuntut ilmu mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. "Dan kami yakin STIKes KR kedepan menjadi kampus unggulan di timur Kalbar," katanya.Perwakilan orang tua mahasiswa, Ahsanudin mengucapkan terima kasih karena anak-anak mereka bisa menyelesaikan studi dengan baik. "Kami yakin dan percaya bahwa kam­pus sudah memberikan yang terbaik untuk anak-anak kami dan kami yakin hasil didikan STIKes KR ini berkualitas," jelasnya.

Dia berpesan agar para lulusan ketika sudah mulai berkiprah masyarakat agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang mem­butuhkan. (*) SUMBER (Kapuas Post)

 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 7

UNBAYA

 

UNBAYA