Home Artikel
Artikel
Program Studi D3 Kebidanan STIKARA Sintang, di Akreditasi Oleh LAM-PT Kes

Program Studi D3 Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (STIKARA) Sintang, selama tiga hari (26 – 28 Maret 2017) di kunjungi oleh tim assesor  akreditasi dari LAM-PT Kes (Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan). Assesor D3 Kebidanan dilakukan oleh ibu Rika Nurhasanah, S.ST., M.Keb dan Dian Nur Hadianti, S.ST., M.Kes. Proses akreditasi meliputi assesment pada berkas fisik akreditasi tercantum dalam standar 1 tentang visi, misi, tujuan, sasaran serta strategi pencapaian. standar 2 tentang tata pamong, kepemimpinan, sistem pengelolaan dan penjamin mutu. standar 3 tentang kemahasiswaan dan lulusan. standar 4 tentang sumberdaya manusia. standar 5 tentang kurikulum, pembelajaran dan suasana akademik. standar 6 tentang  pembiayaan, sarana dan prasarana serta sistem informasi. standar 7 tentang  penelitian, pengabdian kepada masyarakat serta kerja sama. serta  assesment pada kelengkapan fasilitas penunjang pembelajaran seperti sarana prasarana, perpustakaan, kelengkapan alat-alat simulasi dan fasilitas lahan praktek mahasiswa di Bidan Praktek Swasta, klinik bersalin dan Rumah Sakit.

Penandatangan Berita Acara


Dengan adanya proses akreditasi yang dilaksanakan lima tahunan ini diharapkan kualitas pembelajaran di STIKes Kapuas Raya Sintang mendapat nilai terbaik.  Uray B Asnol (candidat doktor Menejemen Pendidikan ini) selaku Ketua STIKARA Sintang berharap penataan menejemen pendidikan di STIKARA Sintang akan lebih baik lagi, penilaian lapangan ini sebenarnya adalah menilai apa yg di catat dan apakah yg di catat itu sudah di lakukan oleh para dosen, para staff serta oleh para kepentingan di stikara Sintang (termasuk lahan praktek) Kebidanan.

Proses akreditasi berakhir pada tanggal 28 Maret 2017, penutupan proses akreditasi dilakukan dengan foto bersama jajaran Yayasan Sembilan Puluh Sembilan Sintang dan Jajaran Stikara Sintang. Menyusul insya Allah bulan April 2017 Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat akan melakukan hal yang sama.

 
Menanam Pohon Se-Kalbar

Sintang-KOTA, (Kalimantan-News) - Pelaksanaan Hari Menanam Pohon Indonesia Se Kalimantan Barat merupakan sebuah kegiatan edukasi, meningkatkan kepedulian dan kemandirian seluruh komponen bangsa akan penting menanam dan memelihara pohon secara berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim dan merehabilitasi hutan dan lahan.

Demikian disampaikan Asisten Administrasi Perekonomian dan  Kesejahteraan Sosial  Setda Propinsi Kalimatan Barat Lensus Kandri saat membacakan sambutan Gubernur Kalbar Cornelis pada acara Hari Menanam Pohon Indonesia Se Kalimantan Barat yang dilaksanakan di Galeri Motor Bandong Desa Jerora Kecamatan Sintang pada Selasa, 24 Nopember 2015.

“Pemprop Kalbar mendorong seluruh kabupaten kota untuk mulai melaksanakan program Hutan Rakyat yang layak dari sisi luasan dan jenis pohon yang ditanam. Saya juga mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk turut menanam dan memelihara pohon yang bukan hanya saja tanggungjawab pemerintah tetapi seluruh masyarakat Kalimantan Barat” pinta Lensus Kandri.

Marius Marcellus TJ Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Kalimantan Barat menyampaikan bahwa tema nasional hari menanam pohon Indonesia adalah ayo kerja, tanam dan pelihara pohon untuk hidup yang lebih baik.

“kegiatan ini diikuti sekitar. 1000 peserta yang berasal dari 14 kabupaten kota yang ada di Kalbar. Hari menanam pohon ini sudah dilaksanakan sekitar 9 tahun yang sudah dilaksanakan secara bergilir. Kami akan laksanakan penilaian terhadap keberhasilan kabupaten kota dalam upaya menanam pohon di wilayah masing-masing” tegas Marius Marcellus TJ.

Penjabat Bupati Sintang Alexius Akim menyatakan senang bisa menjadi tuan rumah pelaksanaan hari menanam pohon se Kalbar.

“kegiatan ini penting dalam rangka mendorong aksi nyata masyarakat dalam melaksanakan upaya menanam dan memelihara pohon. Salah satu penyebab rusaknya hutan adalah pengelolaan hutan yang tidak baik dan perusakan hutan secara masif karena kepentingan ekonomi, sehingga perlu langkah nyata untuk memelihara lingkungan hidup salah satunya melalui menanam dan memelihara pohon” jelas Alexius Akim.

“Pemerintah Kabupaten Sintang bersama DPRD Kabupaten Sintang baru saja mengesahkan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah 2015-2035 yang salah satu isinya adalah komitmen semua pihak untuk mempertahankan  55 persen wilayah hutan yang masih ada di Kabupaten Sintang” tegas Alexius Akim.

Dalam acara tersebut, diumumkan Pemenang lomba  wana lestari  tingkat propinsi kalbar tahun 2015, Candra Irawan penyuluh kehutanan Kabupaten Sintang sebagai Penyuluh Kehutanan Terbaik, Safi'I penyuluh kehutanan swadaya masyarakat desa bunut hulu kecamatan bunut hilir Kapuas Hulu sebagai Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat terbaik, Dakim ketua kelompok tani hutan desa sungai radak II kecamatan terentang Kubu Raya sebagai Kelompok Tani Hutan terbaik.(Hms)

http://www.kalimantan-news.com/berita.php?idb=32430

 
DENAH LOKASI STIKes KAPUAS RAYA SINTANG

STIKes KAPUAS RAYA SINTANG

 
wisuda STIKes Kapuas Raya Sintang 2013

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan STIKES KAPUAS RAYA SINTANG mewisuda 72 mahasiswa yang terdiri dari 66 lulusan Program Studi D-3 Kebidanan dan 6  lulusan Program Studi S1 kesehatan masyrakat pada tanggal (30/9/2013) di Gedung gedung pancasila sintang. Acara dimulai tepat pada pukul 10.00 WIB yang ditandai dengan pembukaan Sidang Senat Terbuka oleh Ketua Senat Akademik STIKES KAPUAS RAYA SINTANG. KAPUAS RAYA Bapak Uray B, asnol, SKM, MM yang dilanjutkan dengan laporan akademik yang disampaikan oleh Wakil Ketua 1 Bidang prodi ibu yunida haryanti,  S.ST. Dalam laporannya, Wakil Ketua 1 Bidang prodi menyampaikan bahwa  rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan dari Program Studi Kebidanan yaitu 3.30 dengan nilai indeks prestasi akademik tertinggi adalah 3.51 dan terendah 2,79. Untuk rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan dari Program Studi Ilmu kesehatan masyarakat yaitu 3.51 dengan nilai indeks prestasi akademik tertinggi adalah 3.66 dan terendah 2,75. Adapun sebagai lulusan terbaik peringkat 1 Program Studi S1 Ilmu kesehatan masyarakat diraih oleh  Sdri. ARIP AMBULAN PANJAITAN, dengan IPK 3,66 dan peringkat 2 diraih oleh sdri. MARDIONO, dengan IPK 3,24. Sedangkan lulusan terbaik untuk Program Studi D-3 Kebidanan, Peringkat 1 diraih oleh Sdri. YEYEN ARMELA, dengan IPK 3.56 dan Peringkat 2 diraih oleh Sdri. Marina fitriani, dengan IPK 3,51.

 

 

 
STIKes KAPUAS RAYA Diiringi Drum Band, Prodi KesmasYudisium Perdana

SEKOLAH Tinggi Ilmu Kesehatan Kapuas Raya (STIKes KR) kembali melakukan proses yu­disium untuk mahasiswa yang baru menyelesai­kan studi di kampus ungu tersebut, Senin (16/9).Yang berbeda dari yud­isum kali, ini adalah dari Program Studi Kesehatan Masyarakat. dimana mo­mentum kali ini adalah yudisium perdana bagi prodi tersebut sejak STIKes KR berdiri. Sementara bagi Prodi Diploma III Kebidanan, kegiatan ini merupakan yang kedua.

yudisium II

Pada yudisium pertama. kegiatan diran­cang bersama dengan kepindahan ke kampus baru di Jalan DR Wahidih. Sudirohusodo, Sementara yudisium kali ini menjadi ajang unjuk bakat dari maha­siswa STIKes yang kini sudah memiliki group drum band sendiri. Setelah menjalani proses latihan, ke­marin pasukan drum band tampil en­ergik dan memukau mengiringi 72 sar­jana baru yang terdiri dari 66 orang Prodi Kebidanan dan 6 orang Prodi Kesmas dari asrama menuju tempat kegiatan yudisium di depan kampus STIKes KR. Ketua STIKes KR, Uray B Asnol men­gatakan kemasan yudisium kali ini me­mang beda karena ada drum band yang tampil mengiringi calon wisudawan. "Jadi yang kuliah disini tidak hanya punya kemampuan dibidang kesehatan saja," ujarnya.

Dia mengatakan dalam mendukung proses perkualiahan, STIKes KR sudah membuat Memorandum of Understand­ing (MoU) dengan banyak pihak untuk lahan praktek mahasiswa. "Mahasiswa kami sudah bisa praktek lapangan di banyak tempat sampai ke Singkawang dan Sambas, kedepan kami sudah mengkomunikasikan untuk penempatan praktek mahasiswa di Pon­tianak juga," ujarnya. Keunggulan lainnya kata dia adalah pen­didikan karakter, artinya ada pelajaran tambahan yang membeda STIKes KR dengan lainnya dan modul pendidikan karakter itu sendiri disusun oleh dirinya sebagai bagian dari program unggulan di STIKes KR sebagai bekal tambahan melengkapi pengetahuan dasar profesi.

Dia mengatakan, cetak ijazah STIKes KR untuk tahun ini sudah bisa melak­sanakan sendiri karena dua prOdi yang ada sudah akreditasi, berbeda dengan tahun sebelumnya yang masih dilaku­kan di pusat. "Ijazah dicetak di Peruri, percetakan negara tempat mencetak uang, jadi ijazah nanti keamanannya teregistrasi sehingga tidak mudah dipalsukan," tu­kasnya. Menjawab pertanyaan orang tua calon wisudawan menyangkut masa pendaf­taran CPNS yang akan segera bera­khir sebelum dilaksanakannya wisuda pada 30 September mendatang. dia menegaskan ijazah akan secepatnya diproses sehingga copy ijazah nanti bisa digunakan untuk mendaftar meskipun belum diwisuda.

Perwakilan calon wisudawan, Nana Selfiana sangat bersyukur mereka bisa menyelesaikan studi di STIKes KR. "Ini hari bahagia kami karena semua tidak dicapai dengan mudah, ada perjuangan dan tentunya tidak terlepas dari peran banyak .pihak baik di kampus maupun kedua orang tua, kami sangat berterima kasih telah mengantarkan kami sampai bisa menyelesaikan studi, ini baru awal sehingga semangat kritis, idealis dan kebersamaan yang diajarkan selama ini di kampus bisa jadi bekal berkiprah di masyarakat," kata dia. Meskipun STIKes KR berada jauh dari ibukota provinsi, dia yakin bahwa kam­pus tempat dia menuntut ilmu mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. "Dan kami yakin STIKes KR kedepan menjadi kampus unggulan di timur Kalbar," katanya.Perwakilan orang tua mahasiswa, Ahsanudin mengucapkan terima kasih karena anak-anak mereka bisa menyelesaikan studi dengan baik. "Kami yakin dan percaya bahwa kam­pus sudah memberikan yang terbaik untuk anak-anak kami dan kami yakin hasil didikan STIKes KR ini berkualitas," jelasnya.

Dia berpesan agar para lulusan ketika sudah mulai berkiprah masyarakat agar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat yang mem­butuhkan. (*) SUMBER (Kapuas Post)

 


Page 3 of 5