Home Artikel REPRODUKSI REMAJA
REPRODUKSI REMAJA

Pengaruh Kebiasaan Olahraga terhadap Tingkat Nyeri Menstruasi pada Remaja

Olahraga dapat memberikan manfaat bagi tubuh manusia, dan salah satu kunci untuk mendapatkan manfaat olahraga yang optimal adalah keteraturan berolahraga. Salah satu manfaat olahraga adalah meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Hal inilah yang dapat menjadi salah satu alternative penyembuhan non medis dalam mengurangi nyeri menstruasi.

Meskipun nyeri menstruasi terlihat bukan suatu keadaan yang menyebabkan kesakitan dan kematian pada wanita, namun hal ini menjadi salah satu penyebab utama ketidakhadiran sebagian wanita di sekolah dan pekerjaan (Rosemary, 2001). Salah satu cara mengurangi dismenore adalah dengan olahraga rutin, teratur serta berkesinambungan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat dismenore pada remaja putri yang rutin berolahraga dengan remaja putri yang tidak rutin berolahraga, dan menggunakan desain deskriptif perbandingan. Penelitian dilakukan di SMU Muhammadiyah 18, Jakarta Selatan, dengan 50 responden.

Alat pengumpul data yang peneliti gunakan adalah questioner yang terdiri atas 18 item dengan teknik random sampling.

Hasil analisa dengan uji statistic Chi square menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat dismenore pada remaja yang rutin berolahraga dengan remaja yang tidak rutin berolahraga (X2=0,669). Berdasarkan hasil analisa data terdapat factor lain yang turut mempengaruhi dismenore disamping rutinitas berolahraga, yaitu jenis aktifitas dan tingkat kecemasan seseorang. Hal inilah yang menyebabkan peneliti merekomendasikan penelitian selanjutnya untuk menggunakan desain quasi eksperimen untuk mengetahui dampak langsung olahraga terhadap penurunan nyeri menstruasi. Kekurangan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah tidak digunakannya dua kelompok sehingga peneliti tidak dapat melihat perbedaan antara kelompok control yang tidak melakukan olahraga secara rutin dengan kelompok manipulasi yang melakukan olahraga secara rutin.

(Ns. Ana Lusiyana, S.Kep)

 

UNBAYA

 

UNBAYA